Showing posts with label friends. Show all posts
Showing posts with label friends. Show all posts

Monday, March 2, 2009

Akhirnya Berantem Juga

Sudah hapal kan cerita ini Akhirnya, setelah sekian lama berada di bawah tekanan, Fadia *ternyata namanya Fadia sawdara-sawdara* mulai kehilangan kesabaran.

Seperti diceritakan sebelumnya, si neng mah suka keterlaluan, mainannya Fadia dia kuasain, sementara dianya sendiri pelit setengah mati. Sebelumnya Fadia selaluuuu ngalah, Bunda malah pernah liat Fadia ngelepas sendal yang dia pakai gara2 si neng pengen pinjem *nepok jidat* Udah berkali2 diajarin soal konsep sharing, ternyata belum 100% berhasil.

Hingga akhirnya.....

Fadia n Isya lagi main di teras rumah Eni. Semua mainannya Fadia dikuasai Isya. Ngeliat bukunya Isya, Fadia rupanya tertarik, terus langsung diambil. Neng Isya kambuh posesifnya, langsung ngerebut bukunya dengan paksa sambil teriak "Punya Isya!" Fadia kontan nangis kejer, terus langsung nyubit pundak isya, yang tentunya disusul dengan tangisan kejer isya. Eni n nyokapnya Fadia yg misahin bersaksi, tuh anak dua2nya gak ada yg mau ngelepas, yg satu ogah ngelepas buku, yg satu ogah ngelepas cubitan. Untunglah adegan tersebut berakhir dengan: "mahafkan isya yah...." "iya maaf juga"

Pulang kerja, berdasarkan laporan Eni tersebut, Ayah menginterogasi Isya

Ayah: Isya berantem ya sama Fadia?
Isya: *purapura gak liat, ngajak ngomong yang lain, sok sibuk sama mainannya*
Ayah: Isya gak boleh pelit ya, kan kalau main sama2 harus sharing
Isya: Fadia yang nakal, Isya enggak cubit dia nangis
Eni: Makanya Isya jangan pelit, Fadia kan cuma mau pinjem mainan
Isya: Itu buku! bukan mainan!

fiuuuuuh....perjalanan materi sharing masih panjang kyknya....

Thursday, January 29, 2009

Nabila temannya

Tadinya, di sebelah rumah Eni, tinggalah sepasang suami-istri yang belum memiliki anak. Biarpun begitu, mereka sudah dianggap 'teman' oleh si neng. Jadi, ketika mereka harus pindah ke Pematang Siantar, neng masih sering nanya "tante upi mana? pak mul mana?"

Untungnya, rumah tante upi dan pak mul ini sekarang dihuni sepasang suami-istri dan seorang gadis kecil bernama Nabila *ini juga kalo gak salah ya namanya kikikikik* Mulailah si neng melupakan tante upi dan pak mul.

Sebelum ada Nabila, neng cuma bisa main sama Kakak Pakri dan Kakak Fahri, dua anak cowok yang lebih besar. Jadinya kalau main juga gak seimbang, mana mah mereka bertiga sama2 posesif sama mainan, sama2 gak ada yang mau kalah, sementara ukuran badan jauuuuuuuh.

Nah, Nabila ini beda banget sama dua kakak sebelumnya. Usianya sih lebih tua setahun daripada si neng, tapi ukuran badan berimbang lah. Yang paling penting, Nabila jauh lebih kalem, sabar, dan nerimaan diapain aja.

Percakapan perkenalan neng&nabila ajah gini:
Neng: "kamu namanya siapa"
Nabila: "........."
Neng: "eh...nama kamu siapa?"
Nabila: "........"
Neng: "kamu kok diem aja?"
Nabila: "........"
Neng: "kamu malah yah?"
Nabila: "........"
Neng: "kamu jangan malah, kalo kamu malah, nanti aku malah juga nih"

para saksi mata: *ketawa guling2.....plus abah nyeletuk "dia mah gak bawel....emangnya eneng!"*

Eni juga cerita, pernah isya main di rumahnya Nabila. Ngeliat Nabila punya dua sepeda dia pun ngatur.
Isya: "kamu yang ini yah *nunjuk sepeda roda3* aku yang ini *nunjuk sepeda mobil2an*"
-nabila goes sepedanya, dan jalan.......isya blom pernah diajarin goes sepeda...cuma bisa bengong liat sepedanya nabila kok bisa jalan-
Isya: "eh kamu yang ini aja *nunjuk sepeda mobil2an* aku yang itu *naik ke sepeda roda3*"
-nabila goes sepeda mobil2an, dan jalan.....isya bengong lagi, eh..ternyata tuh sepeda mobil2an bisa jalan juga-
Isya: "eh kamu yang ini aja deh *nunjuk sepeda roda3* aku yang itu *nunjuk sepeda mobil2an*"
Tidak jelas berapa kali adegan tersebut terjadi, secara Eni yg nyeritainnya udah sambil cekikikan.

Nabila.....jangan pindah ke Pematang Siantar yaaah....