just another story......
-------------------------------------------------------------------------------------
*nonton TV bareng, ada iklan calpico*
Isya: Isya mau itu nda!
Bunda: Jangan! itu racun
Isya: Enggak kok, itu dia enggak apa-apa *nunjuk anak-anak bintang iklan yg minum calpico sambil ajut-ajutan*
Bunda: Iya, tapi nanti kalo udah abis, dia sakit perut, trus giginya banyak germnya
Isya: .... *diem*
Bunda: *yes! berhasil*
*beberapa menit kemudian ada iklan coklat*
Isya: *tau-tau lompat ke arah bunda, nutup mulut bunda pake tangan, boro-boro ngomong, napas aja susah. Terus dia bilang.....* Isya mau ituuuuuu....mau beli itu yah nanti yah nda, beli itu ya? *gak butuh jawaban bunda kyknya, mulut bunda malah tambah dibekep*
Bunda: *hampir ijo, antara nahan ketawa sama susah napas*
-------------------------------------------------------------------------------------
Bunda: Sya, daunnya jangan dipetik dong, dia kan rumahnya di pohon, kalau dipetik nanti nangis
Isya: Enggak nangis lah.... mana matanya? dia enggak ada matanya!
Ayah: *ngakak, boro2 bantuin jawab!*
-------------------------------------------------------------------------------------
Isya: *main-mainin perseneling mobil*
Bunda: Sya jangan, nanti loncat mobilnya
Isya: Bundaaaa mobil enggak bisa loncat, dia kan ada bannya!
Bunda: *iya sih yaaah....*
-------------------------------------------------------------------------------------
*Isya minum aqua gelas, udah dapet satu sedotan dia masih kekeh minta sedotan satu lagi*
Bunda: Isya udah dong, masak minum sampe dua-dua gitu sedotannya
Isya: Fadia pake sedotannya dua
Bunda: kan bunda udah bilang, yang jelek-jelek jangan ditiru!
Isya: tilunya apa nda?
Bunda: yang bagus-bagus!
Isya: sedotan dua bagus nda!
-------------------------------------------------------------------------------------
*disuruh mandi malah nyemprot-nyemprot tembok pakai shower*
Bunda: Isyaaaa... cepetan dong mandinya, jangan siram-siram tembok
Isya: Ini kan temboknya mau mandi nda
Bunda: masak tembok mau mandi
Isya: tembok...tembok mau mandi gak? "mau" -purapura jadi suara tembok- tuh kan dia mau
Bunda: *agak keki* Ih tapi tembok kan udah besar, masak masih dimandiin, isya aja bisa mandi sendiri *malah ikutan ngomong sama tembok, payah!*
Isya: loh ini kan temboknya masih bebi nda
Bunda: *tambah keki* ooh masih bebi, kalau masih bebi kasih nenen dong sama isya *mulai ngaco, saking kekinya*
Isya: tembok... tembok mau nenen sama siapa? "sama bunda" -purapura jadi suara tembok lagi- tuh! maunya nenennnya sama bunda katanya
Bunda: *seterah dah aaaaaah...... maen aer aja sonoooooo*
Cinta itu perlu sentuhan....
21 hours ago
0 comments:
Post a Comment